Ahad, 22 April 2018

Senja di Sungai Sarawak



Melihat senja indah yang terbenam di Sungai Sarawak itu mengingatkan aku kepada cerpen Sepotong Senja Buat Pacarku tulisan Seno Gumira Ajidarma. Mengisahkan Sukab yang memotong senja lalu dimasukkan ke dalam sampul surat untuk dikirimkan kepada kekasihnya, Alina. Sejujurnya aku merasa iri kepada Alina. Apa agaknya rasa menerima kiriman pos yang berisi surat cinta dan senja di dalamnya?

“Kukirimkan sepotong senja untukmu Alina, bukan kata-kata cinta. Kukirimkan padamu sepotong senja yang lembut dengan langit kemerah-merahan yang nyata dan betul-betul ada dalam keadaan yang sama seperti ketika aku mengambilnya saat matahari hampir tenggelam ke balik cakrawala.”